Concerto of Love

Title: のだめカンタービレ
Title (romaji): Nodame Cantabile
Genre: Romantic Comedy
Episodes: 11
Viewership ratings: 18.79(Kanto)
Broadcast network: Fuji TV
Broadcast period: 2006-Oct-16 to 2006-Dec-25
Air time: Monday 21:00
Opening song: Symphony No. 7 in A major by Beethoven, arranged by Hattori Takayuki
Ending song: Rhapsody in Blue by George Gershwin, arranged by Hattori Takayuki

Photobucket

Synopsis

Universitas Musik Momogaoka memiliki seorang Mahasiswa Top yang memiliki bakat musik di piano dan biola. Dialah Shinichi Chiaki yang diam-diam terobsesi menjadi seorang konduktor berkat pengalaman musiknya di Perancis. Namun, Chiaki tidak semudah itu bisa kembali ke Perancis karena ia memiliki phobia pada pesawat terbang semenjak ia kecil.

Pertemuan pertamanya dengan seorang gadis –yang ternyata tinggal di sebelah apartemennyalah yang hampir mengubah seluruh hidupnya. Gadis itu adalah Noda Megumi atau sebut saja ia Nodame. Jorok, tidak teratur, tukang makan, dan tumpukan sampah di rumahnyalah yang membuat Chiaki sadar siapa gadis ini sebenarnya. Ya,…Nodame ternyata adalah kohai Chiaki di Univ. Momogaoka. Ia berasal dari kelas piano dan memiliki cita-cita untuk menjadi guru TK. Skil permainan piano Nodame tidak kalah dibandingkan Chiaki, bahkan beberapa kali Chiaki mengagumi permainan Nodame yang lain dari yang lain. Ternyata yang menjadi modal utama Nodame dalam memainkan musiknya adalah melalui pendengarannya, ia tidak suka belajar musik melalui buku namun bermain dengan sebebas-bebasnya. Hal ini membuat Chiaki kesal ketika mereka disatukan dalam satu kelas untuk memainkan dobel piano. Akhirnya setelah banyak menggerutu, Chiaki memberi Nodame kebebasan dalam memainkan pianonya.

Itu dari sudut pandang Chiaki sang pangeran. Kini dilihat dari sudut pandang Nodame, menurutnya Chiaki yang terkapar di depan pintu apartemennya sambil meminta tolong adalah perwujudan pangeran yang nampak datang untuknya. Sejak pandangan pertama, Nodame sudah menyukai Chiaki bahkan terus mensuport senpainya itu agar mengikuti kelas konduktor. Dan tim orkestra pertama yang didirikan oleh seorang maestro bernama Stressman yang mengaku bernama Milch di depan Nodame menjadi tim orkestra pertama yang Chiaki konduktori. Tim dengan seluruh anggota yang memiliki gaya bermain yang aneh ini terpaksa Chiaki konduktori atas rekomendasi Nodame. Hal ini dikarenakan sang maestro malah menantang Chiaki untuk menjadi konduktor sebuah tim orkestra nan hancur dan bertanding mengalahkan tim orkestranya sebagai syarat, jika tim Chiaki menang, ia akan mengangkatnya sebagai murid.

Tim orkestra pertama Chiaki bernama Tim S. Dan akhirnya Tim ini berhasil mengalahkan Tim A sang maestro dan secara resmi Chiaki diangkat sebagai murid dari Maestro Stressman. Lalu, bagaimana dengan Nodame, … ternyata guru pembimbing kelas Nodame yang baik hati digantikan oleh guru galak yang Nodame panggil ‘Harisen-sensei’ karena gurunya yang sekarang tidak segan memukul Nodame dengan harisen apabila ia tidak benar dalam memainkan musiknya. Tahulah, seperti apa Nodame, ia selalu bermain musik dengan bebas dan tanpa aturan tertulis seperti di buku musik. Hal inilah yang membuat Eto-sensei sang guru pembimbing mengalah dan menyuap Nodame dengan mainan ‘Purigoto’ favorit Nodame, kemudian mereka menulis perjanjian bahwa setiap mulai pelajaran, Eto-sensei harus melakukan senam pagi ala anak TK dengan Nodame yang menjadi pengiringnya. Namun jika hal itu sudah selesai, maka Nodame segera pergi untuk menengok Chiaki yang kini sibuk dengan orkestra Raising Starnya.

Chiaki sibuk dengan orkestranya, dan secara tiba-tiba Nodame berkeinginan untuk mengikuti kompetisi piano demi mendapatkan hadiah yang akan membawanya berdua bersama Chiaki pergi ke Perancis. Keduanya lantas bekerja keras untuk meraih impian mereka masing-masing. Akan tetapi, tidak tahan dengan tekanan yang diberikan selama kompetisi, Nodame malah bermain ancur-ancuran di babak final. Dan setelah bertengkar dengan Chiaki, ia memutuskan kembali ke kampung halamannya. Beberapa hari Nodame menghilang, Chiaki terpaksa mencarinya ke kampung halaman, yang tentu kehadiran Chiaki disambut hangat oleh keluarga Nodame yang sama menggilanya >.<

Yah~~ walau Nodame kalah dalam pertandingan, namun ia mendapat kesempatan untuk bisa sekolah di universitas musik di Perancis bersama Chiaki yang akan memulai debut sebagai konduktor. Akankah Nodame dan Chiaki berhasil yah?? ^.^

Photobucket

Episode Titles
Ep 01: Rhapsody of the weird pianist vs. the self-centered conductor
Ep 02: An orchestra of failing freaks! The start of trouble!?
Ep 03: The puny orchestra’s in a pinch!! Can love rescue the poor?
Ep 04: A successful kiss!? The moving battle of a regular perfomance!!
Ep 05: Goodbye Maestro! The love battle of school festival orchestras!!
Ep 06: Goodbye S Orchestra!! A tearful farewell ceremony and a two-piano performance of love!
Ep 07: The start of a new orchestra! A storm on the horizon for a romance passing by!?
Ep 08: The first battle for a new orchestra! A romance that wavers in overcoming trauma
Ep 09: Competition vs. studying abroad! Could the decision mean farewell!?
Ep 10: A competition of ups and downs! A final chapter of confession and tears!!
Ep 11: Goodbye Nodame!! A tearful Christmas performance

Photobucket

SPECIAL

Title: のだめカンタービレ 新春スペシャル IN ヨーロッパ
Title (romaji): Nodame Cantabile Shinshun Special in Europe
Episodes: 2
Viewership ratings:
Broadcast period: 2008-Jan-04 and 2008-Jan-05
Air time: Friday, Saturday 21:03
Theme songs:
Main theme: Symphony No. 7 by Beethoven
Ending theme: Rhapsody in Blue by George Gershwin

Photobucket

Ini dia, lagi petualangan Chiaki dan Nodame di Eropa. Di mana Chiaki memulai debutnya sebagai seorang konduktor dan Nodame yang masuk ke sekolah musik di Perancis. Di sini lagi-lagi Nodame diharuskan ‘tidak’ bersikap egois karena Chiaki diharuskan keliling dunia untuk memulai turnya setelah berhasil memenangkan kejuaraan konduktor muda di sana.

Di sini nampaknya, hubungan Chiaki dan Nodame sudah mulai saling dekat,…bahkan Chiaki menitipkan kunci kamarnya pada Nodame selama ia pergi, dan tahulah apa yang terjadi dengan kamar itu –hancur lebur berantakan. Selama Chiaki pergi, Nodame mengalami posisi psikologis yang labil –mungkin karena dikiranya Chiaki selingkuh dengan seorang pianis yang konsernya dikonduktori oleh dirinya. Hal ini membuat Nodame terbawa-bawa dan tidak bisa memainkan piano layaknya Nodame yang biasanya. Namun berkat dorongan dari lagu-lagu Mozart dan Profesornya yang berkata lebih menyukai Nodame dengan lagu Moja-Moja karangan dirinya sendiri, Nodame membuka konser pertamanya ketika liburan di sebuah kastil bekas kerajaan. Di sini Nodame berperan seperti Mozart dan membuihkan sebuah konser yang apik layaknya dirinya.

Photobucket

Baik seri dramanya atau seri spesialnya, Nodame Cantabile banyak memberi ispirasi untuk saya. Bukan dalam hal musik –karena jujur saja sense musik saya sangat rendah, tapi dalam hal berusaha. Nodame mengingatkan saya akan sosok seseorang yang terus berusaha mengejar impian dan cintanya. Dan saya rasa Nodame sangat beruntung bisa satu apartemen dengan Chiaki bahkan bersebelahan yang akhirnya membawa mereka pada concerto of love ^.^;;
Saya dan adik saya selalu membayangkan, jika Nodame dan Chiaki menikah maka… yang menjadi istri dan suami tentu Chiaki (yang masak, beres-beres, bahkan kerja) sedangkan Nodame …hihi dia nampak seperti peliharaan yang harus diberi makan setiap saat (becanda) tapi keduanya kompak dan merupakan pasangan yang konyol >..< sugee…

Beberapa kategori penghargaan juga turut disabet oleh drama ini yaitu:
51st Television Drama Academy Awards: Best Drama
51st Television Drama Academy Awards: Best Actress: Ueno Juri
51st Television Drama Academy Awards: Best Director: Takeuchi Hideki
51st Television Drama Academy Awards: Best Musical Arrangement: Takeuchi Hideki
51st Television Drama Academy Awards: Best Opening: Hattori Takayuki
2nd Seoul Drama Awards: Best Miniseries
2nd Seoul Drama Awards: Best Director: Takeuchi Hideki
2nd Seoul Drama Awards: Best Music

END~

Published in:  on February 16, 2008 at 8:29 am Comments (2)

The URI to TrackBack this entry is: http://osakaontheroad.wordpress.com/2008/02/16/concerto-of-love/trackback/

RSS feed for comments on this post.

2 Comments Leave a comment.

  1. wow….detail banget….

  2. Tahnks for posting


Leave a Comment